Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer - Laporan Praktikum Jaringan Komputer

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

Nama
: Rahmat Hidayat
NIM  
: 1711016110017

Judul Praktikum : Pengenalan Subnet Mask dan Membuat  Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer

Hasil & Pembahasan Praktikum :
Pembahasan pada praktikum 4 yang berjudul “Pengenalan Subnet Mask dan Membuat Jaringan Wireless pada Cisco Packet Tracer” yaitu mengajarkan kepada praktikan bagaimana cara melakukan perhitungan subnet mask di sebuah jaringan LAN dengan DHCP. Selain itu praktikan juga di ajarkan bagaimana mengatur IP address di windows. Selanjutnya praktikan di ajarkan bagaimana membuat simulasi jaringan wireless dengan menggunakan software cisco packet tracer. Dan yang terakhir praktikan di kenalkan dengan konfigurasi dasar pada Acces Point dalam pembuatan jaringan wireless.

Prosedur Praktikum :
1.   Jaringan DHCP
a. Pertama akan dibuat simulasi jaringan menggunakan satu router, dua switch dan masing-masing memiliki satu server dan 4 client. Masukan perangkat-perangkat tersebut  pada Cisco Packet Tracer dan koneksikan tiap perangkat menggunakan kabel straight.

b. Selanjutnya klik pada server yang ada, lalu pilih service. Pada service pilih bagian DHCP lalu pada bagian DHCP pilih atau klik on pada bagian service. Selanjutnya lakukan lah pengaturan pada Default Gateway, Start IP Address, dan Subnet Mask lalu save.
 

c.  Setelah itu lakukan pengaturan ip address pada server secara manual, atur Default gateway sama dengan default gateway pada pengaturan DHCP.
 

d. Kemudian setting ip address pada semua client dengan otomatis.
 

e. Lakukan testing koneksi dengan melakukan ping, kemudian atur koneksi pada jaringan satunya dengan cara yang sama.
 

f. Selanjutnya hubungkan kedua jaringan menggunakan router

g. Atur router dengan menggunakan CLI
 

h. Tes koneksi dengan melakukan ping ke jaringan sebelah.
 

2.   Jaringan Wireless
a. Kemudian pada jaringan wireless akan dibuat simulasi jaringan menggunakan satu access point dan dua client. Masukan perangkat-perangkat tersebut  pada Cisco Packet Tracer.

b. Kemudian matikan pc dan ganti komponen dengan komponen wireless pilih physical lalu WMP300N, setelah itu hidupkan kembali pc.

 

c. Atur IP Address pada masing masing pc.

 

d. Kemudian lakukan testing menggunakan ping.



 Diagnosa dan Troubleshooting Masalah :
Masalah yang sering terjadi adalah pengaturan service DHCP pada server IP Address pada masing-masing client dan pengaturan IP Address pada CLI Router juga sangat penting. 

 Kesimpulan Percobaan :
1. Subnet mask adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada angka biner 32 bit yang digunakan untuk membedakan network ID dengan host ID, menunjukkan letak suatu host, apakah berada di jaringan lokal atau jaringan luar.
2. Subnet mask terdiri dari 32 bit bilangan biner yang penulisannya terdiri dari 4 kelompok yang dipisahkan masing-masing oleh titik. Nomor yang digunakan dari 0 sampai 255. Default subnet mask menggunakan salah satu nomor 0 dan 255, tetapi bisa juga menggunakan nomor yang lain.
3. Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.
4. Access Point berfungsi sebagai pengatur lalu lintas data, sehingga memungkinkan banyak Client dapat saling terhubung melalui jaringan (Network).

Komentar

Postingan Populer